tidak dicatat melainkan diketik

Senin, 18 Maret 2024

Pertemuan, Perpisahan dan Janji

Ini sekitar 1 bulan semenjak perjalanan saya ke Medan-Danau Toba-Medan. Saya tinggal di Bekasi, kekasih saya tinggal di Banda Aceh. Hubungan jarak jauh kami dimuali dari aplikasi chat random. Pagi itu dalam kegiatan menundanunda pekerjaan saya menemukannya. Kami salaing menemukan lebih tepatnya. Semenjak itu semua berjalan begitu saja. 

Penggunaan kata 'begitu saja' terkesan seperti semua lancar dan selalu baik baik saja. Namun sebagai klarifikasi saya harus bilang tidak demikian adanya. Perdebatan lewat pesan dan panggilan tidak terhitung banyaknya. Malam malam yang jadi lebih sunyi dibandingkan saat sendiri saat ada masalah. Melewati semua cobaan kami akhirnya bertemu. Medan 21 Februari 2023. Pesawat menndarat pagi, penerbangan jam setengah 5 dengan lama penerbangan sekitar 2 jam. Penerbangan pertama saya, pemandangan fajar diatas langit amat indah.

Lalu kami mendarat, di kota ini saya akan bertemu dengannya. Perasaan yang bergejolak, setengah tidak percaya dan gugup yang disamar-samarkan. "Apakah saya akan memeluknya? bagaimana cara memeluk? bagaimana pasangan LDR umumnya berinteraksi setelah lama tidak bertemu? saya bau badan ngga". Lalu saya bertemu dengannya, berbagi pelukan hangat, saling menanyakan kabar...walaupun selalu aktif di whatsapp. Aku memuji parasnya, ia memuji wangi aroma badanku. Lalu kami berjalan.

Sekian hari yang dihabiskan bersama, saat pulang pun tiba. Saling melepaskan lagi, iringan tangis, hati yang ditabah tabahkan beriringan dengan langkah berat yang diambil saya bersumpah akan kembali padanya lagi. Untuk bersama kembali tanpa harus berkata selamat tinggal lagi. Momen ini, dia jauh disana. Kerinduan yang melumpuhkan, aku ingin dia ada disini. Disekitar jarak yang bisa kulangkahi melalui jalan yang bisa ku telusuri.