Apa sangat penting untuk selalu memberi ?
Terdapat peningkatan dalam hidup saya, lebih produkstif, lebih berkualitas dan lebih bersosial. Mengenai yang terakhir, memiliki lebih banyak interaksi dengan sesama secara mengejutkan terasa menyenangkan. Saya lebih aktif di media sosial belakangan ini; facebook, twitter dan instagram. Mungkin dikarenakan saya yang ingin mempromosikan bisnis orangtua saya jadi secara tidak sengaja menjadi terbawa.
Yang saya temukan adalah, setiap orang bisa melakukan banyak sekali hal dalam satu hari, namun tidak semuanya. Terdapat porsi yang seperti ditentukan mengenai berapa banyak hal yang dapat seseorang lakukan dalam sehari dan porsi ini beragam pada setiap orang. Jujur saja saya masih belum tau apakah porsi ini dapat ditambahkan atau dikurangi. Saya berniat menambahkannya.
Upaya yang saya lakukan adalah mengurangi jam tidur. Jam 9PM-3AM saya rasa cukup untuk manusia muda seperti saya, 6 Jam memang kurang tapi untuk mendapatkan sesuatu saya rasa memang sudah seharusnya memberikan hal lainnya. Saya memberikan sebagian waktu tidur saya dan pada awal penerapan tidak terasa ada perubahan.
Saya bangun lebih pagi tidur lebih awal, siang hari terasa berat karen mata sangat ingin menutup. Belum lagi efek kafein yang mengakibatkan tubuh panas setelah beberapa jam penggunaan. Saya nggak tau apa hal ini cuma berlaku pada tubuh saya. Hasilnya tidak sebanding dengan ekspektasi, mungkin saya terlalu cepat menyerah. Rasanya seperti saya memang berhasil memulai hari lebih awal tapi kehilangan efektifitas ditengah hari yang mana lebih awal juga. Jadi saya menghentikan praktek jam tidur entrepreneur ini.
Ketika bangun jam 3AM biasanya saya langsung menyeduh kopi, duduk didepan komputer dan berusaha menulis blog walaupun akhir akhirnya nggak selesai karena ngga kepikiran topik yang bagus. Akhirnya waktu yang saya alokasikan untuk menjadi produktif terbuang, terdapat penyesalan dan self disgust yang menyeruak. Ditambah dengan kurang tidur, kondisi mental saya jadi terasa terserang.
Untuk sekarang saya fokus untuk mengefisiensikan waktu bangun saya untuk hal hal yang saya rasa penting, saya tidur jam 0AM dan bangun agak siang sekitar 7.30 AM berarti saya punya waktu bangun sekitar 16,5 jam katakan saya gunakan untuk baca buku 3 jam sehari dan nulis 1 jam dan editing 1 jam saya masih punya 12,5 jam untuk melakukan hal lain seperti bercocok tanam dan kegiatan kuliah. Mungkinmelainkan rentang waktu yang lebih lama saya butuh rentang waktu yang lebih padat dan flexible untuk menjaring kreatifitas dan inspirasi.
Apa gaya hidup produktif khas entrepreneur kurang cocok bagi saya ? saya nggak mau bilang begitu untuk sekarang. Diagnosisnya adalah bahwa dengan waktu yang normal saya masih belum bisa menggunakannya dengan baik, mungkin nanti saat saya menjadi lebih sibuk saya bisa menggunakan waktu tambahan dengan memulai hari lebih pagi.
Cheers.
0 komentar:
Posting Komentar