Here's an idea. Saya pikir kalau kita perlu membagi sumberdaya yang seseorang miliki-kita dapat membaginya menjadi 3 bagian yaitu Tenaga, Waktu dan Uang. Tidak ada penelitian dibelakang opini ini kecuali kegiatan melamun di kamar mandi. Ketiga bagian ini memiliki hubungan untuk terus menyeimbangkan alokasinnya, sebagai contoh seseorang yang mendedikasikan dirinya untuk karir mungkin akan kehilangan banyak poin pada bagian Tenaga dan Waktu namun kemungkinan besar memiliki kemampuan finansial yang kuat.
Manusia yang memutuskan untuk menghidupi gaya hidup sederhana mungkin akan memiliki waktu luang yang banyak atau tenaga yang tersedia untuk aktivitas lainnya seperti minat dan bersosialisasi. Manusia yang produktif sebagai contoh lainnya, mungkin akan kehilangan banyak tenaga dalam jangka waktu yang singkat, namun punya kemungkinan untuk memiliki waktu luang untuk menikmati hidup atau juga punya kondisi finansial yang baik.
Mungkin ada satu yang luput seperti kondisi psikis, hal ini bisa kita gabungkan dengan bagian tenaga sehingga sumber daya seseorang berupa tenaga dapat kembali dibagi menjadi 2 bagian yaitu Fisik dan Psikis. Saya rasa ada trade-off juga yang terjadi disini.
Ada kemungkinan, trade off yang dilakukan tidak berjalan secara fair-hal ini (menurut pendapat sotoy saya) mengakibatkan ketidakbahagiaan yang dirasakan seorang manusia. Seperti yang pepatah katakan, "Kerja lembur bagai kudha, yang penting cuannya ada..." kalau gak ada gimana ? ya....gak gimana gimana-jadi kuda aja. Ada error dalam pengalokasian sumberdaya, error tersebut bisa bersifat external maupun internal-ada yang bisa diperbaiki secara mandiri, juga ada yang terdapat pada sistem dimana kita hidup.
Penilaian saya terhadap diri sendiri adalah, saya kuda. Kuda ini tidak nyaman menjadi dirinya yang saat ini, kuda ini ingin menjadi lebih.
0 komentar:
Posting Komentar